Qasidah Sa'duna Fiddunya Teks Arab Beserta Artinya
Ada rindu yang tak terucap oleh kata, ada cinta yang tak terlukiskan oleh aksara. Namun, melalui lantunan qasidah Sa’duna Fiddunya, kerinduan itu menemukan jalannya untuk sampai ke dalam jiwa.
Qasidah Sa’duna Fiddunya bukan sekadar lantunan yang merdu di telinga, melainkan sebuah ungkapan cinta dan kerinduan kepada Rasulullah SAW beserta keluarga dan para sahabatnya.
Melalui setiap baitnya, kita diajak menyelami makna kerinduan, kemuliaan Rasulullah SAW, serta menumbuhkan kecintaan yang tak hanya terucap di lisan, tetapi juga tercermin dalam akhlak dan perbuatan kita. Qasidah ini merupakan salah satu qasidah kesukaan KH Maimoen Zubair (Mbah Moen).
Semoga Qasidah Sa’duna Fiddunya ini menjadi pengingat bahwa sejauh apa pun langkah kita, cinta kepada Rasulullah SAW beserta keluarga dan para sahatnya senantiasa hidup di dalam hati.
Berikut kami bagikan teks Qasidah Sa’duna Fiddunya lengkap beserta artinya
Qasidah Sa’duna Fiddunya
سَعْدُنَا فِی الدُّنْيَا فَوْزُنَا فِی الْأُخْرَى
Kebahagiaan kami di Dunia Keberuntungan kami di Akhirat
بِخَدِيْجَةَ الْكُبْرَى وَفَاطِمَةَ الزَّهْرَا
Dengan perantara Khodijah al Kubro Dan Fathimah az Zahro
يَا أُهَيْلَ الْمَعْرُوْف وَالْعَطَا وَالْمَأْلُوْف
Wahai pemilik kebaikan Dan pemberian yang disukai
غَارَةً لِلْمَلْهُوْف إِنَّكُمْ بِهْ أَدْرَى
Berikanlah kepada orang yang berduka Sungguh kalian lebih mengerti dirinya
يَا أُهَيْلَ الْمَطْلُوْب وَالْعَطَا وَالْمَوْهُوْب
Wahai pemilik hal yang dicari Dan pemberian yang diberikan
نَفْحَةً لِلْمَكْرُوْب إِنَّكُمْ بِهْ أَدْرَى
Berikanlah kepada orang yang bersedih Sungguh kalian lebih mengerti dirinya
يَا اهْلَ بَيْتِ الْمُخْتَارْ عَالِيِّيْنَ الْمِقْدَارْ
Wahai keluarga Nabi yang terpilih Yang tinggi-tinggi derajatnya
اِشْفَعُوْا لِلْمُحْتَارْ إِنَّكُمْ بِهْ أَدْرَى
Berikanlah syafaat kepada orang yang bingung Sungguh kalian lebih mengerti dirinya
يَا اهْلَ بَيْتِ الْهَادِيْ قُدْوَتِيْ وَاسْيَادِيْ
Keluarga Nabi yang memberi petunjuk Panutanku dan pemimpinku
أَجْزِلُوْا لِيْ زَادِيْ إِنَّكُمْ بِهْ أَدْرَى
Limpahkanlah bekal bagiku Sungguh kalian lebih mengerti diriku
قَدْرُكُمْ رَافِعْ عَالْ وَعَطَاكُمْ هَطَّالْ
Derajat kalian tinggi sekali Dan pemberian kalian mengalir terus menerus
وَسَنَاكُمْ هَيَالْ أَرْسِلُوْا لِيْ نَهْرَا
Datangkanlah sungai untukku
أَنْتُمُوْا خَيْرُ النَّاسْ جُوْدُكُمْ يَشْفِيْ الْبَاسْ
Kalian ialah sebaik-baiknya manusia Kebaikan kalian bisa menyembuhkan sakit
اِشْفَعُوْا لِلْقَسَّاسْ إِنَّكُمْ بِهْ أَدْرَى
Berikanlah syafaat kepada tukang fitnah Sungguh kalian lebih mengerti dirinya
Pada akhirnya, keindahan Qasidah Sa’duna Fiddunya bukan hanya terletak pada merdunya suara yang melantunkannya, melainkan juga pada pesan kerinduan yang tersimpan di dalamnya.
Semoga setiap nada yang terdengar menjadi pengingat, setiap bait yang terucap menumbuhkan kecintaan, dan setiap kerinduan yang terlukis membawa kita semakin dekat kepada Allah SWT serta semakin teguh dalam meneladani Rasulullah SAW.
Sebab cinta yang sesungguhnya bukan hanya tentang seberapa indah kita menyebut nama seseorang, melainkan seberapa sungguh-sungguh kita mengikuti kebaikan yang telah dicontohkannya.
Biarlah suara berhenti pada akhir lantunan, tetapi semoga cinta kepada Rasulullah SAW tak pernah berhenti tumbuh di dalam hati.
