Qasidah Muhammadun Nabiyuna Majelis Nurul Musthofa (Teks Indonesia)

 


Qasidah Muhammadun Nabiyuna (Teks Indonesia) merupakan sebuah lantunan nasihat dan pujian untuk baginda Nabi Muhammad SAW yang di karang langsung oleh Al Habib Hasan bin Ja'far Assegaf. 

Dilantunkan dengan irama yang khidmat dan menyentuh hati, qasidah ini tidak hanya menjadi media dzikir, tetapi juga sarana nasihat, mempererat ukhuwah serta menumbuhkan ketenangan jiwa bagi para jamaah. 

Majelis Nurul Musthofa sendiri dikenal sebagai wadah dakwah yang menebarkan nilai-nilai kasih sayang, keteladanan, dan akhlak mulia, sehingga setiap lantunan qasidahnya mampu menghadirkan suasana spiritual yang penuh keberkahan dan kedamaian salah satunya qasidah Muhammadun Nabiyuna ini.

Berikut adalah lirik Qasidah Muhammadun Nabiyuna (Teks Indonesia) karangan Al Habib Hasan Bin Ja'far Assegaf.

" MUHAMMADUN NABIYUNA "
(Karangan.Al-Habib Hasan bin Ja'far Assegaf)

Muhammadun ..
Muhammadun ..
Muhammadun, Nabiyuna ..

Muhammadun ..
Muhammadun ..
Muhammadun, Habibuna ..

Inilah Syair, syair gembira
Inilah syair, Syair bahagia
Senang hati, jangan berduka
Senang hati, bersama-sama

Jika kau lihat bersama-sama
Ada yang tidak suka
Jangan kau anggap, jangan kau tangkap
Lisan orang yang tak melihat

Nurul Musthofa & Habibana
Selalu bersama-sama
Nurul Musthofa tetap mulia
Bersama Nabi yang mulia

Biarlah orang berkata apa
Hatiku tetap gembira
Biarlah orang berkata apa
Yang penting iman di dada

Wahai anak ku, ibu, bapak ku
Mari riang bergembira
Bersama-sama Nurul Musthofa
Hidup jadi lebih bertaqwa

Cukuplah sudah, cukuplah sudah
Allah bukti bagi hamba
Cukuplah sudah nikmat terasa
Bersyukur pada yang esa

Demikianlah Qasidah Muhammadun Nabiyuna karangan Al Habib Hasan bin Ja'far Assegaf yang penuh dengan nasihat dan ajakan agar kita senantiasa mencintai dan meneladani akhlak  Rasulullah SAW dan meningkatkan ketaqwaan kita kepada Allah SAW.

Semoga dengan Qasidah Muhammadun Nabiyuna ini bermanfaat bagi para pembaca agar kita selalu bersholawat dan menjadikan Rasulullah SAW sebagai suri tauladan buat kita dan semoga kelak di Akhirat nanti kita mendapatkan Syafa'at dari baginda Rasulullah SAW.